oleh

Taruna AAL Satlat KJK 2020 Gelar Malam Pentas Seni di Geladak KRI Bima Suci

-Berita, Daerah-174 views
blank

Kalimantan Utara – Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat lll Angkatan ke-67 yang tergabung dalam Satuan Laihan Kartika Jala Krida (Satlat KJK) 2020 kembali menggelar Malam Pentas Seni, kali ini dihelat di Geladak KRI Bima Suci yang sandar di dermaga TNI AL Mambulungan, Lantamal XIII/Tarakan tadi malam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Panglima Koarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan, Pjs. Gubernur Kaltara Dr. H. Setyabudi M. Pd., Wagub AAL Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, S.E., Danlantamal XIII/ Tarakan Laksma TNI Haris Bima Bayuseto, S.E., M.Si., Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris, Danrem 092/Mrl Brigjen TNI Suratno S.I.P., Kabinda Kaltara Brigjen TNI Sulaiman, Ketua Daerah Jalasenastri Armada II Ny. Ria Sudihartawan serta Ketua DJA XIII Ny. Putri Haris Bima.

Hadir pula Walikota Tarakan dr. Chairul, M. Kes., Danlanud Anang Busra Kolonel Pnb Somad, S.IP., Kadepjas AAL Kolonel Marinir Drs. Sonny Kunila, Kadeppel AAL Kolonel Laut (P) Maman Nurachman dan undangan lainya.

Dalam acara tersebut Pangkoarmada II mengatakan bahwa KRI Bima Suci selain sebagai kapal latih bagi Taruna dan Taruni AAL, juga memiliki tugas sebagai pengemban diplomasi negara serta sebagai duta bangsa dalam memperkenalkan kebudayaan bangsa Indonesia di luar negeri.

Sejalan dengan hal tersebut, keberadaan KRI Bima Suci di Tarakan ini juga memiliki misi untuk memperkenalkan kepada masyarakat Kalimantan Utara khususnya Tarakan tentang TNI AL dan menumbuhkan jiwa kebaharian kepada pemuda-pemudi Tarakan serta sebagai promosi untuk putra dan putri Kalimantan Utara yang ingin mengabdikan diri sebagai prajurit TNI AL.

“Dimana perlu bapak-bapak dan lbu-ibu ketahui, validasi organisasi TNI AL saat ini memerlukan penambahan prajurit yang signifikan serta adanya kebijakan pemimpin untuk merekrut putra-putri daerah,” terangnya.

Sementara itu Pjs. Gubernur Kaltara mengatakan bahwa malam kesenian pada malam hari ini tentu merupakan salah satu hasil akhir dari toleransi yang selama ratusan tahun dijaga baik oleh bangsa kita, keragaman adat budaya, termasuk didalamnya bahasa dan kesenian yang harus terus dilestarikan.

“Terimakasih kami menikmati momen silaturahmi dengan alunan budaya apik yang dikemas dalam malam kesenian bersama Taruna-Taruni terbaik Indonesia. Kami atas nama Pemerintah Provinsi Kaltara mengapresiasi kegiatan ini dan kami berharap hubungan baik yang terjalin dapat terus dijaga dan ditingkatkan,” pintanya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pentas kesenian dengan menampilkan Tari Kecak, Sendratari Ramayana, Tari Saman Aceh, Tari Perang khas Papua, Tari Rampak Gendang Sunda serta Tari Gandrung Banyuwangi yang dikemas dengan nama Tarian Nusantara serta Duta Samudera Band menutup pergelaran malam kesenian tersebut.

Palakalat KJK 2020 menegaskan bahwa pelaksanaan malam kesenian di Geladak KRI Bima Suci ini tetap menerapkan protokol kesehatan ketat guna antisipasi penularan Covid-19 mulai dari pengukuran suhu tubuh, rapid tes dan 3 M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan). Ezl

Sumber : Kabagpen AAL,
Letkol Laut (KH) Rohman Arif, S.Sos.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Baru Lainya