oleh

Revitalisasi Pasar Bandrek Pilot Project Pasar Modern Di Garut Utara

-Berita, Daerah-162 views

blank

Garut -Revitalisasi Pasar Bandrek di Desa Sukamerang Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut diharapkan menjadi pilot project pembangunan pasar modern di Garut Utara.

Revitalisasi Pasar Bandrek yang dinamai Pasar Bumdes Sawargi menggunakan lahan carik desa seluas 2400 meter persegi yang berlokasi di Kampung Bandrek RT 002 RW 01 Desa Sukamerang Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut.

Menurut Kepala Desa Sukamerang, Bunyamin revitalisasi pasar Bandrek dilakukan sebagai upaya mendongkrak pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Nantinya diharapkan masyarakat terbantu pemulihan ekonomi pasca pandemi sebagai upaya mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Saya sangat mendukung revitalisasi pasar Bandrek ini karena jelas tujuan dan manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat. Dampak terhadap kemajuan ekonomi nantinya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat,” kata Kades didampingi Ketua Panitia Pembangunan Pasar Bandrek, Muhtar pada Jum’at (20/11) kemarin.

Terkait perizinan seperti Amdal (analisa mengenai dampak lingkungan), rekomendasi tata ruang, rekomendasi LP2B, kata Muhtar yang didampingi Ketua Bumdes Desa Sukamerang Aris Baharudin, Ketua BPD Enjang Nasrulloh, dan Tim Verifikasi Apri Dedi Permana, mengatakan sedang diurus ke dinas terkait.

“Proses perizinan seperti Amdal dan sebagainya sedang kami urus. Kami dari pihak panitia juga tidak akan mengorbankan para pedagang yang nantinya membeli kios di pasar Bumdes dengan tidak jelasnya legalitas dan perizinan,” kata Muhtar.

Menurutnya, berdasarkan berita acara Tim komisi survey lapangan pembangunan pasar Bumdes Sawargi Sukamerang yang dilaksanakan pada Rabu (21/10) yang lalu revitalisasi pasar ini layak untuk dilaksanakan.

Selanjutnya dijelaskan oleh Muhtar, berdasarkan hasil kajian Tim komisi survey lapangan yang tertuang dalam berita acara, pembangunan pasar ini layak untuk dilaksanakan, sehingga sambil proses perizinan diurus, pembangunan TPS (tempat pasar sementara) mulai dilaksanakan.

“TPS tersebut dibangun untuk menumbuhkan kepercayaan warga pasar bahwa revitalisasi pasar jadi dilaksanakan, bukan berarti tidak mengindahkan perizinan, karena kami sedang menempuh proses perizinan,” kata Muhtar.

Ia menambahkan, rencananya Pasar Bumdes Sawargi dibangun dua lantai dengan 192 kios, diantaranya 146 kios dilantai bawah itu untuk sayur mayur dan 46 kios dilantai atas untuk pedagang pakaian, counter, alat-alat elektronik .

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Baru Lainya