oleh

Kepala Sekolah SDN Gembira Beri Apresiasi Kepada 6 Mahasiswa Yang Mengabdi Pada Program Kampus Mengajar Perintis.

Mediainvestigasi.com

Pandemi Covid-19 membuat program-program implementasi Kampus Merdeka yang telah direncanakan terpaksa mengalami penyesuaian. Meskipun demikian, beberapa program Kampus Merdeka tetap dilaksanakan, salah satunya adalah program Kampus Mengajar Perintis (KMP).

Kampus Mengajar adalah salah satu bentuk kepedulian mahasiswa untuk pendidikan ditingkat Sekolah Dasar di desa maupun kota, yang saat ini tentu mengalami kondisi yang sangat tidak nyaman. Dimana mereka tetap harus belajar, sementara tidak bisa bertemu dengan guru, tidak bisa bertemu dengan teman-temannya.

IKIP Muhammadiyah Maumere adalah salah satu kampus di NTT yang mengambil peran dalam program Kampus Mengajar Perintis selama 2 bulan terhitung sejak 12 Oktober 2020 sampai 18 Desember 2020 yaitu di SDN Gembira di desa nagahale kecamatan Talibura dan SDK 051 Waigete desa Egon kecamatan Waigete kabupaten Sikka propinsi NTT. Mengingat waktu belajar sudah selesai maka hari ini 18 Desember tahun 2020 sebanyak 12 mahasiswa yang dibagi dalam 2 sekolah ditarik kembali oleh pihak kampus.

Kepala Sekolah SDN Gembira Nagahale Kosmas Koseng, S.Pd. menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian 6 mahasiswa mahasiswi dari IKIP Muhammadiyah Maumere yang telah mengabdi selama 2 bulan. Ucapan terimakasih itu diungkapkan Pada saat memberikan sambutan pelepasan ke 6 mahasiswa mahasiswi yang akan kembali ke kampus IKIP Muhammadiyah Maumere.

Tujuan dari dilaksanakannya Kampus Merdeka yakni agar ada hubungan antara dunia perguruan tinggi dengan dunia nyata atau dunia kerja. Sehingga para mahasiswa program KMP ini akan menjadi agen yang bisa menginspirasi lingkungan masyarakat dan tentunya membantu sekolah untuk bisa bertahan melaksanakan pembelajarannya dengan menggunakan teknologi-teknologi yang dikuasai oleh para mahasiswa.

Sehingga Pendidikan selama masa pandemi ini tidak boleh kehilangan makna. Karena pendidikan tidak hanya sekadar mengenai pembelajaran, tetapi juga membangun sikap, perilaku, mindset, soft skill dan hard skill yang harus dikuasai oleh setiap mahasiswa dan mahasiswi..Reporter Wylyam ch

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Baru Lainya