oleh

FORUM MASYARAKAT PEDULI LAMPUNG BARAT menyanyangkan tindakan Pendamping PKH pekon lombok timur dan oknum yang mengatasnamakan pendamping PKH kecamatan Lumbok Seminung

FORUM MASYARAKAT PEDULI LAMPUNG BARAT menyanyangkan tindakan Pendamping PKH pekon lombok timur dan oknum yang mengatasnamakan pendamping PKH kecamatan Lumbok Seminun

Mediainvestigasi.com.
Terkaid laporan masyarakat kepada FMPLB pada tgl 12 april 2020 terkaid dengan adanya pemaksaan pengunduran diri terhadap 8 keluarga penerima manfaat PKH.

blank

 

Dihubungi Melalui sambungan sesuler Ketua Umum Forum Masyarakat Peduli Lampung Barat Normal Jaya membenarkan perihal laporan masyarakat tersebut dan juga FMPLB sangat mengutuk keras dan menyanyangkan perbuatan oknum pendamping PHK tersebut, pasalnya kedelapan penerima manfaat program PKH yang dipaksa mundur tersebut telah kami telusuri memang layak sebagai penerima manfaat PKH dan anehnya lagi pendamping PKH pekon didampingi oknum suami dari pendamping kecamatan dimana dia disitu mengatakan mewakili istrinya sebagai pendamping PKH kecamatan serta pemaksaan tersebut tampa ada alasan yang jelas, ini sudah melanggar kode etik sebagai pendamping PKH, untuk itu FMPLB akan melaporkan hal ini kepada dinas sosial kabupaten lampung barat serta akan melaporkan hal ini kepada DPRD kabupaten lampung barat.

blank

Dilanjutnya, Bahkan menurut keterangan penerima yang dipaksa mundur tersebut setiap menerima dana PKH selalu mendapatkan potongan untuk itu FMPLB akan mengambil langkah hukum Kalau memang oknum yang bersangkutan terbukti memotong uang bansos PKH milik keluarga miskin, maka tidak ada alasan untuk tidak membawa kasus ini ke ranah hukum.

Ditambahkannya, kami dari FORUM MASYARAKAT PEDULI LAMPUNG BARAT berharap agar dinas terkaid memberikan sangsi yang tegas terhadap oknum – oknum pendamping ini kalau bisa diusulkan pemberhentikan saja, Untuk apa dipertahankan kalau hanya membuat kegaduhan dimasyarakat dan menimbulkan asumsi buruk dimasyarakat terhadap pemerintahan sekarang..

tim. Ahmad nasir

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

Berita Baru Lainya