oleh

BENI PRAMULA PILKADA DITENGAH PANDEMI JUSTRU AKAN MENGGELIATKAN PEREKONOMIAN UKM

Jakarta, MI | Covid 19 yang tak kunjung mereda di bumi pertiwi tidak menyurutkan langkah pemerintah untuk menyelenggarakan pilkada desember 2020 ini. Optimisme yang disampaikan pemerintah tentang kampanye pilkada menjadi ajang menekan covid19 patut diapresiasi. Hal tersebut disampaikan oleh Beni Pramula Ketum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah 2014-2016.

Beni mengatakan “Di tengah pesimisme sebagian publik, optimisme pemerintah harus didukung oleh segenap anak bangsa. Kampanye di masa pandemi ini akan menyadarkan masyarakat akan bahaya covid19. Hal tersebut dapat menjadi peluang yang dapat memiliki efek domino berupa menggeliatnya perekonomian UKM, hingga turunnya angka penyebaran covid19”. Kata Beni yang juga merupakan Presiden Pemuda Asia-Afrika.

Tokoh muda Muhammadiyah ini juga mengatakan “Salah satu contohnya adalah penyebaran secara massal alat peraga kampanye berupa masker, hand sanitizer dengan berlogo pasangan calon. Hal ini mendatangkan 2 hal, menggerakkan UKM, dan menyebarluaskan alat perlindungan kesehatan bagi masyarakat banyak”.

“Hal tersebut juga mendatangkan keuntungan bagi pasangan calon karena akan menimbulkan citra mengarusutamakan kesehatan masyarakat dalam melakukan kampanye”.

Beni menambahlan “Tawaran gagasan kreatif dapat diusulkan pasangan calon untuk menarik perhatian warga di masa pandemi ini antara lain memasukkan isu kesehatan masyarakat dalam program kerja 5 tahunan serta menjabarkan bagaimana penanganan covid19 jika paslon tersebut terpilih”.

“Kita maklumi bersama, fasilitas kesehatan di daerah belumlah merata, oleh karena itu mengutamakan isu perbaikan fasilitas kesehatan, keberpihakan pada tenaga medis, penyediaan APD yang memadai, dapat menjadi tema besar dalam kampanye pilkada.

Optimisme pemerintah harus didukung untuk menekan penyebaran covid19. Jadikan kampanye pilkada 2020 ini sebagai “jalan tol” menekan penyebaran covid19″.(*_*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Baru Lainya